Kebaikan Kecil Berbuah Syurga - Alya Hijab

Kebaikan Kecil Berbuah Syurga

1 bulan yang lalu      info menarik

 

“Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, dia akan melihat balasannya"  (QS-Al-Zalzalah: 7-8).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Janganlah sekali-kali kamu merendahkan perbuatan baik yang sedikit atau engkau mengosongkan tempat airmu untuk diisi ke tempat orang yang mencari air, atau engkau bertemu saudaramu dengan wajah ceria” (HR Muslim).

Kita tidak akan pernah tahu kapan rahmat Allah turun dan kita tidak akan tahu ibadah mana yang telah Allah terima. Mungkin saja, amal yang selama ini kita yakini sebagai amal yang dapat membantu kita di hari kiamat malah tidak diterima Allah karena riya, sum’ah, dan sebab lainnya. Bukan tidak mungkin ada seorang muslim yang justru masuk syurga karena senyuman, menyingkirkan duri dari jalan, atau kebaikan-kebaikan kecil lainnya.

Allah SWT telah menjanjikan balasan kepada setiap hamba-Nya yang berbuat kebaikan selama hidup di dunia. Kebaikan sekecil apapun akan tercatat sebagai amal yang dapat menuntun seorang hamba menuju jalan surga di akhirat kelak.

Begitupun sebaliknya jika seorang manusia melakukan kejahatan seberat zarrah atau biji sawi maka Allah SWT juga telah menyiapkan balasan yang pedih untuknya.

Setiap amal perbuatan manusia selama di dunia akan mendapat balasan di akhirat kelak sehingga sebagai umat muslim yang beriman kita harus berbuat baik meskipun dalam hal kecil sekalipun karena kabaikan-kebaikan itu dapat menuntun kita menuju pintu surga.

Tidak hanya dalam Al-Quran saja, Rosulullah juga telah menerangkan melalui hadits yang diriwayatkan oleh Muslim bahwa kita tidak boleh merendahkan atau meremehkan perbuatan baik yang sifatnya kecil karena hal ini dapat membawa kebaikan bagi seseorang.

Apa yang akan terjadi jika semua orang di dunia ini gemar menanam kebaikan? Tentulah buahnya akan cukup untuk menciptakan kedamaian bagi setiap penghuninya. Karena menanam satu biji tidak hanya menghasilkan satu buah, melainkan puluhan atau bahkan ratusan buah.  Hal ini sebagaimana firman Allah SWT, “Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai, ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah [2]:261)

Namun, sudah sunnatullah bahwa Allah selalu menciptakan dua sisi yang berlawanan satu sama lain. Ada tinggi, ada rendah. Ada besar, ada kecil. Ada benar, ada salah. Ada surga, ada neraka. Ada yang gemar menanam kebaikan, ada pula yang gemar menanam keburukan.

Ada dua kisah yang dapat menjadi gambaran dan pembelajaran bagi setiap muslim untuk tidak meremehkan perbuatan baik meskipun hanya kecil. Dua kisah ini diceritakan dalam hadits Nabi yang telah diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Berikut kisah amalan kecil berbuah surga:

  1. Pada suatu hari ada seekor anjing yang sedang kehausan berkeliling disekitar sumur untuk mendapatkan air. Anjing ini dalam keadaan yang mengenaskan dan hampir mati. Melihat hal ini maka seorang wanita pelacur yang berasal dari bani Israil merasa kasihan terhadapnya sehingga dia membuka sepatunya untuk mengambil air dari sumur dan diberikannya kepada si anjing. Atas perbuatan baik yang dia lakukan maka Allah SWT mengampuni segala dosa-dosa yang telah dia lakukan selama di dunia. Meskipun anjing merupakan binatang yang najis untuk kaum muslim tetapi dengan menolongnya yang sedang sekarat merupakan kebaikan yang bernilai tinggi. Cerita ini dapat memberikan gambaran kepada setiap muslim bahwa kita harus selalu berbuat baik kepada siapapun dan kapanpun tanpa melihat latar belakangnya terlebih dahulu karena kebaikan kecil berbuah manis.
  2. Kisah kedua telah diceritakan dalam hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Muslim. Dalam hadits itu dijelaskan bahwa Rosulullah melihat seorang laki-laki yang tengah berguling-guling dalam surga di atas sebuah pohon. Hal ini disebabkan oleh perbuatan baik yang telah dilakukan laki-laki tersebut karena telah menebang sebuah pohon yang menghalangi jalannya kaum muslim. Di surga laki-laki tersebut berguling-guling kegirangan di atas pohon yang telah ditebangnya di dunia. Kisah ini menjelaskan bahwa sebagai umat Islam kita harus selalu berbauat kebaikan meskipun hanya kecil seperti menghilangkan paku ditengah jalan, menghilangkan batu di tengah jalan yang dapat menyebabkan kecelakaan, dan masih banyak lainnya. Inilah amalan yang kecil berbuah syurga yang sering diremehkan oleh setiap orang.

Dari kedua kisah diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa semua perbuatan yang dilakukan oleh manusia selama di dunia akan mendapat balasannya kelak di akhirat meskipun perbuatan yang dilakukan dalam skala yang kecil sekalipun. Sebagai seorang muslim yang beriman sudah seharusnya kita memperbanyak amal kebaikan selama di dunia karena Allah SWT telah menjanjikan balasan yang lebih besar untuk setiap hamba-Nya yang berbuat kebaikan.

Rasulullah saw pernah bersabda : “Ada seguumpal daging yang jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik, dan kalau ia buruk maka seluruh tubuh akan buruk.” 

Itulah HATI!




Komentar Artikel "Kebaikan Kecil Berbuah Syurga "