Kebahagiaan Sejati - Alya Hijab

Kebahagiaan Sejati

1 bulan yang lalu      info menarik

 

Kebahagiaan adalah suasana hati yang penuh dimana semua yang anda inginkan sudah didapatkan. Bahagia itu sebenarnya mudah. Anda bisa merasakannya dimanapun, kapanpun dan apapun yang dialami. Melakukannya semudah membalikkan telapak tangan. Hanya saja banyak orang yang tidak mengetahui hal ini. Mereka lebih terposona dengan trend yang sedang terjadi. Mereka bahagia setelah orang lain mengakui rasa yang dimilikinya.

Saat anda menggantungkan kebahagiaan pada perolehan kenikmatan duniawi secara kualitas ( mutu ) dan kuantitas ( jumlah ), secara otomatis anda menginginkan semua yang telah dilihat selama hidup ini. Saat melihat mobil maka anda hendak memiliki mobil, saat melihat pesawat maka anda hendak naik pesawat dan seterusnya. Semakin banyak yang dilihat maka semakin banyak pula keinginan itu akibat menggantungkan kebahagiaan pada gemerlapnya dunia ini.

Saat rasa bahagia kita tekankan pada pujian, penghargaan, penghormatan dan popularitas, artinya bahagia itu hanya sebatas kata-kata saja. Seperti cepatnya perkataan berlalu maka demikian pulalah kebahagiaan itu sesaat saja bagaikan hambusan angin sepoi-sepoi. Kebiasaan ini akan membuatmu berusaha untuk tampil berlebihan agar diperhatiakan ( dipuji ) oleh orang lain.

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al-Qashash : 77)

Ada dua jenis kebahagiaan yang dapat kita rasakan dalam hidup ini. Berikut contohnya.

  • Kebahagiaan indra. Merupakan rasa bahagia yang diperoleh setelah indra ( mata, telinga, kulit, hidung dan lidah ) mengalami rangsangan yang berkualitas & berkuantitas tertentu dari lingkungan sekitar. Sangat erat kaitannya dengan jumlah materi yang diperoleh. Rasa ini sangat tergantung dengan situasi lingkungan sekitar. Semakin tenang lingkungan maka semakin dinikmati akan tetapi semakin kacau/ bergejolak lingkungan maka nikmatnya berkurang. Ini sama saja dengan menggantungkan hidup dibawah kendali orang lain.
  • Kebahagiaan hati. Merupakan kebahagiaan fundamental yang ditentukan oleh bagaimana cara anda mengelola hati sendiri. Semakin mahir dan terampil anda memanajemen hati maka semakin bahagia. Rasa ini sangat bergantung kepada diri sendiri dan tipis hubungannya bahkan tidak ada sama sekali hubungannya dengan lingkungan sekitar.

Cara memperoleh kebahagiaan hati

Yang pertama-tama harus anda ketahui bahwa kebahagiaan itu erat kaitannya dengan pemenuhan keinginan pribadi. Itulah kami katakan sebelumnya bahwa kebanyak orang cerdas dengan banyak keinginan sangat susah untuk merasa bahagia dalam setiap tapak kaki yang dilaluinya.

Kunci utama kebahagiaan hati adalah mengendalikan keinginan sendiri. Sebelum anda mampu mengendalikan hawa nafsu niscaya hal ini mustahil dapat dicapai. Bahkan bila perlu tekanlah keinginanmu seminimal mungkin. Banyak orang yang meyakini bahwa saat hati bebas dari ( menolkan ) hawa nafsu ini dan itu maka mudah bagi kita untuk berbahagia bahkan sampai menemukan talenta yang dimiliki.

Atau setidak-tidaknya, MERASA CUKUPLAH dalam segala sesuatu yang telah anda raih. Sekecil apapun itu, serendah apapun itu, dan sesederhana apapun itu 

(1) bila disyukuri dengan merasa cukup dan 

(2) menganggap bahwa itu adalah yang terbaik niscaya kebahagiaan itu selamanya di dalam hati.

Cara memperoleh kebahagiaan sejati

Sejati yang kami maksudkan adalah bahagia di bumi dan bahagia di akhirat. Ini terjadi saat anda memenuhi panggilan hidup yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta sedari awal. Manusia memiliki dua hasrat yang terpendam dalam dirinya yakni, bermanfaat untuk Tuhannya dan bermanfaat bagi sesamanya. Kita hidup di dunia ini untuk memuji dan memuliakan Sang Pencipta dengan hati, perkataan ( nyanyian ) dan perbuatan yang diekspresikan sehari-hari. Setelah itu, kita hadir di bumi ini untuk mendatangkan manfaat bagi sesama manusia. Pertama-tama adalah keluarga dan pada akhirnya adalah semua orang.

Memuji dan memuliakan Tuhan lewat perkataan tidak dapat selalu dilakukan sebab terdapat banyak aktivitas dalam keseharian ini. Sekalipun demikian, hati ini dapat selalu terkoneksi dengan Yang Maha Kuasa, saat kita tetap fokus memuji & memuliakan nama-Nya di dalam hati ini. Kebiasaan semacam ini juga turut membersihkan hati dan pikiran dari segala bentuk kejahatan, kebinatangan ( kebencian, dendam, amarah, kekerasan ) dan hawa nafsu yang sesat lainnya ( seks di luar nikah, iri hati, cemburu, sombong, dll ).

"Kebahagiaan itu ketika apa yang kamu pikirkan, apa yang kamu katakan dan apa yang kamu lakukan menyatu dengan harmoni."

- Mahatma Gandhi

"Bukan seberapa banyak yang kita punya, melainkan sebarapa banyak yang kita nikmati, itu lah yang membuat kebahagiaan."

- Charles Spurgeon






Komentar Artikel "Kebahagiaan Sejati "