Jangan Berputus Asa - Alya Hijab

Jangan Berputus Asa

3 minggu yang lalu      info menarik

 

Terkadang penyebab terjadinya putus asa ketika mengalami kegagalan yang terus menerus. Dan seseorang bisa dikatakan putus asa jika yang akan dicapai gagal seketika. Rasanya seperti hancur dan tak punya tujuan lagi. 

Sebenarnya penyebab seseorang putus asa tidak lah semata-mata tujuan kita gagal, tapi bagaimana kita menyikapi dari persoalan tersebut. 

Orang yang putus asa berarti kehilangan gairah dan semangat untuk mencapai sesuatu yang semula di harapkan.Putus asa biasanya diikuti dengan sikap masa bodoh, tidak mau lagi berusaha.

Dan telah dituliskan didalam Q.S Yusuf/87 : ” Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah (berita) tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.” 

Juga apa yang ditersurstkan Q.S Al-Mumtahanah/13 : “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan orang-orang yang dimurkai Allah sebagai penolongmu, sungguh, mereka telah putus asa terhadap akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur juga berputus asa.” 

Terkadang, memang sebuah ujian datang bertubi-tubi hingga membuat seorang manusia hampir putus asa. “Bukankah saya telah beramal shalih?? Bukankah saya telah menghidupkan sunnah-sunnah Nabi?? Kapankah datang pertolongan Allah? Kapankah ini semua berakhir? Kapankah…kapankah??”

Setiap apa yang kita kerjakan mungkin banyak kegagalan, setiap kali kita meraih cita-cita sering kali gagal. Tapi tidak membuat kita menjadi putus asa yang tujuannya sudah tidak ada. Ada masanya kita gagal dan ada masanya kita berhasil sampai tujuan. Ada juga yang gagal terus, tapi tidak merasakan putus asa melainkan penyemangat agar kita terus berusaha dan berdoa. Dan Allah yang akan mengangkat derajat seseorang, Allah tidak akan menguji hambanya diluar kemampuan. Ingatlah bahwa kita selalu bersama Allah yang akan terus menjaga kita. 

Yang gampang berputus asa, secara kejiwaan bisa dinilai mereka ini lemah. Tapi kalau ia bisa bangkit dari masalahnya maka harga dirinya bisa lebih tinggi. Seperti bola basket yang meski dipantulkan ke bawah, loncatannya semakin tinggi

Penyebab seseorang bisa berputus asa :

  • Sering mengeluh

Coba deh bayangkan, berapa menit waktumu terbuang percuma dalam satu hari hanya untuk mengeluh? Kalau dikalikan beberapa hari, mungkin kamu akan dapat waktu berjam-jam yang sebenarnya bisa kamu manfaatkan untuk melakukan hal lain yang lebih berguna.

  • Mengingat kesalahan yang lalu

Manusia adalah makhluk yang tinggi derajatnya namun bukan berarti bisa terlepas dari kesalahan seperti malaikat, karena manusia dianugrahi naluri yang bisa saja membimbingnya berbuat sesuka hati. Terkadang mengingat kesalahan kita yang lampau akan tambah besar berputus asa.

  • Penyesalan yang berlebihan 

Dalam hidup ini sering kali kita terlalu larut dalam masalah yang kita hadapi, sehingga terkadang kita menyesali diri sendiri, menyesali orang lain dan menyesali terjadinya peristiwa tersebut, hal ini yang membuat jiwa kita tidak tenang dan merasa hidup ini kurang berarti.

Dirimu adalah pelaku, dirimu adalah pemain peran utama dalam hidup ini, masa lalu ibarat sebuah buku hanya pembelajaran, mana yang lebih penting antara anda sebagai pemain peran apalagi pemain peran utama dibandingkan buku, tentu saja anda lebih penting.

  • Berputus asa mencari jalan keluar

Jika kamu sering merasa terjebak tanpa jalan keluar, tanpa tahu harus berbuat apa atau harus mengadu kepada siapa, cobalah deskripsikan kegundahanmu tersebut dalam rangkaian kata-kata. Daripada bergumul dalam kepalamu sendiri terus-menerus, permasalahanmu akan terasa jauh lebih nyata dan jelas jika kamu menuangkannya dalam bentuk tulisan. Tulisan yang bisa kamu baca kembali sebagai bentuk nyata keberanianmu mengakui bahwa saat ini kamu sedang tidak baik-baik saja.

Mungkin selama ini rasa putus asa itu hanya bersumber dari keenggananmu menerima kenyataan atas masalah-masalahmu. Wajar saja tidak pernah menemui jalan terang jika kamu selalu menolak berhadapan langsung dengan masalahmu. Walaupun terlihat sepele, namun mencoba jujur terhadap diri sendiri dalam bentuk tulisan akan membantumu melihat permasalahan dengan lebih jelas dan menuntunmu untuk menyelesaikannya.

 

Sumber  :  

  1. https://www.hidayatullah.com/kajian/oase-iman/read/2016/11/18/105486/jangan-berputus-asa-mari-jemput-rahmat-allah.html
  2. https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/18/10/26/ph7a9c313-jangan-berputus-asa-dari-rahmat-allah
  3. https://islami.co/putus-asa-bagaimana-hukumnya-dalam-islam/



Komentar Artikel " Jangan Berputus Asa"