Islam dalam menjaga kebersihan - Alya Hijab

Islam dalam menjaga kebersihan

3 minggu yang lalu      info menarik

 

Islam adalah agama yang menjunjung tinggi dalam hidup bersih dan sehat. Rasulullah telah mengejarkan kepada umatnya bagaimana menjaga diri sendiri dan lingkungan masyarakat. 

Orang-orang yang bersih dan suci, disamping itu akan dicintai oleh Allah Swt. ia juga akan mendapatkan surga-Nya. Bahkan orang-orang yang disucikan tersebut diperkenankan masuk dalam surga-Nya melalui pinta mana pun yang ia pijak. 

Didalam Q.S At-Taubah/103 : ” Ambilah zakat dari harta mereka guna membersihkan dan menyucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketentraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” 

Terdapat dalam Hadist Nabi Saw : ”Kebersihan adalah setengah dari keimanan (seseorang).” (H.R Muslim)

Selain islam menekankan dalam kebersihan, islam juga  sangat menekankan kescian diri sendiri suci dari hati dan jiwa. Karena  bersihan hati dan jiwa lebih mulia jika hanya sekedar bersih dari segi fisik yang bersih. Bersihnya jasmaniyah akan menjadikan kita sehat sedangkan bersihnya hati dan jiwa akan menjadikan diri tentram rohaniyah. 

Allah Swt berfirman dalam Q.S Asy-Syams/7-10 : ” Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-Nya, maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), ddan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” 

Untuk melakukan ibadah juga harus dalam keadaan bersih dan suci. Maka disarankan bagi umat islam, jika  beribadah pilihkan tempat yang bersih dan suci. Dengan demikian pula tempat tersebut bisa dikatakan tempat yag suci dan sah untuk kita jadikan tempat beribadah. 

Hadits yang diterima dari Abu Hurairah,

اَلْإِيْمَانُ بِضْعٌ وَ سِتُّوْنَ أَوْ بِضْعٌ وَ سَبْعُوْنَ شُعْبَةً، فَأَعْلاَهَا شَهَادَةُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ 

Artinya: “Iman itu adalah 69 cabang.  Maka yang utamanya ialah kalimah lLa ilaha illa allah dan yang paling rendahnya ialah membuang kotoran dari jalan dan malu itu cabang dari keimanan” (HR.Muslim, Abu Daud, al-Nasai, dan Ibn Majah)

Gus Rachmat berpendapat bahwa kebersihan dalam islam ada 8 peringkat yaitu : 

  1. Kebersihan I’tiqad dan Aqidah 
  2. Bersih dari sifat mazmumah ( sifat jahat dalam hati ) 
  3. Bersih dari hawa nafsu 
  4. Bersih dalam hal-hal yang makruh terlebih lagi yang haram 
  5. kebersihan dalam pergaulan 
  6. Bersih di sudut ibadah  
  7. Kebersihan akal dari ideologi
  8. Bersih dari adat

Secara khusus, Rasulullah Saw memberikan perhatian mengenai kebersihan dari lima perkara sebagaimana sabdanya : 

  • Memotong buku kemaluan

Dengan maksud agar kotoran dan bibit penyakit yang ada disekitarnya dapat dibersihkan. 

  • Berkhitan 

Adalah memotong  kulup ( kulit yang menutupi ujung kemaluan ) dengan maksud  untuk memudahkan membersihkannya sehingga tidak ada sisa najis.

  • Memotong kumis

Dengan maksud supaya  tidak ada kotoran dibawah lubang hidung yang mungkin terhisap pada waktu bernafas yang mengakibatkan timbulnya penyakit. 

  • Mencabut bulu ketiak

Dengan maksud  supaya tidak ada kotoran yang terlindungi oleh bulu ketiak yang sulit dibersihkan. 

  • Memotong kuku

Dengan maksud agar tidak ada kotoran yang  ada diujung jari pada kuku. 

Nabi Muhammad SAW mengajarkan agar umatnya senantiasa hidup bersih lahir dan batin. Bersih lahir yaitu bersih badan, bersih pakaian, bersih tempat tinggal (rumah), dan bersih lingkungan disekitarnya secara luas. Bersih batin yaitu hatinya bersih, bebas dari rasa dengki, iri, benci, dendam, sikap bermusuhan, menyakiti orang lain, dan menindas orang lain. Orang yang bersih hatinya ditampilkan dengan perilaku yang baik, berkata sopan dan santun, perilaku sehari-harinya menyenangkan.

    Muslim yang baik menampilkan ajaran kebersihan ini dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, orang islam harus tampil bersih, rumahnya bersih, tempat ibadahnya bersih, lingkungan sekitarnya bersih, perkataannya sopan santun, dan perilaku sehari-harinya menyenangkan.

 

Sumber  : 

  1. https://www.islampos.com/bagaimana-islam-menjaga-kebersihan-40388/
  2. http://skapedecrew.blogspot.com/2016/01/kebersihan-dalam-islam.html
  3. https://minanews.net/kebersihan-dan-kesehatan-lingkungan-dalam-islam/



Komentar Artikel "Islam dalam menjaga kebersihan"