9 Pintu Setan Dalam Menyesatkan Manusia - Alya Hijab

9 Pintu Setan Dalam Menyesatkan Manusia

2 minggu yang lalu      info menarik

 

Saudaraku, ketahuilah bahwa hati adalah ibarat sebuah benteng. Setan sebagai  musuh kita selalu ingin memasuki benteng tersebut. Setan senantiasa ingin memiliki dan menguasai benteng itu. Tidak  mungkin benteng tersebut bisa terjaga selain adanya penjagaan yang ketat pada pintu-pintunya.

Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadi adalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak.  Pada saat ini kami akan menunjukan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu terbesar yang setan biasa memasukinya.

Inilah pintu setan yang dapat menyesatkan manusia di dunia :

  1.     Iri atau Dengki

Allah telah melarang umatnya untuk  iri kepada sesamanya dalam hal kemewahan, dan kenikmatan dunia yang hanya sesaat, karena segala yang Allah berikan  telah sesuai dengan usaha masing-masing.

Dalam sebuah ayat, Allah SWT berfirman :” Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak  dari sebagian yang lain. Karena bagi orang laki-laki ada sebagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita(pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Q.S An-Nisa/32)

Dan dari Abu Hurairah ra. Ia berkata, Rasulullah Saw bersabda :” Jagalah dirimu dari hasad merusak kebaikan, sebagaimana api yang memakan kayu bakar.” (H.R Abu Daud)

Maksud dari hadits tersebut adalah, hasad adalah perbuatan yang dapat menghapus pahala kebaikan kita, itulah mengapa hasad disebut merusak kebaikan.

Dari situlah akar pintu setan masuk  kedalam hati manusia. Hati manusia lemah oleh setan-setan, jika kita tidak memiliki iman yang kuat.

  1.     Marah

Marah menurut Imam Ghazali adalah kepusingan dan kemabukan akal. Ketika  pasukan akal melemah, maka akan mudah diserang oleh pasukan setan. Manusia yang sedang dikuasai amarah, maka akan dipermainkan setan sebagaimana anak-anak mempermainkan bola.

Dari pintu amarah inilah banyak sekali kaum muslimin yang kalah dihadapan emosinya. Bahkan terkadang seorang yang mempunyai ilmu pun ilmunya jatuh dan kalah dihadapan emosinya.

Allah SWT telah memberikan kepada kita, sebuah petuah-petuah yang sangat agung untuk kita kaum muslimin perhatikan. Tapi sedikit diantara kita yang memperhatikan, karena ilmu itu telah kalah oleh perasaan. Ilmu itu kalah oleh emosi.

  1.     Rakus

Jika seseorang telah tergoda oleh sesuatu, setan akan menghasutnya sehingga ia rakkus, lalu setan membutakannya dan menulikannya sehingga ia tak berdaya dan tersesat.

Ketahuilah bahwa sifat rakus jika dibiarkan tanpa kendali maka ia akan beralih menuruti hawa nafsu untuk makan sepuasnya. Sifat ini pula lah yang menjadi sebab utama menguatkan pintu masuk setan.

  1.     Berlebihan dalam menyanjung

Siapa yang tidak senang disanjung? Orang yang disanjung akan senang hati. Tetapi saat disanjung, di depan banyak orang mungkin kita bisa merendah namun di dalam, ego tanpa kita sadari pastilah sedikit bangga dengan apa yang dicapai. Bagi sebagian orang, jika telah mendapatkan sanjungan mungkin akan puas karena telah sukses membuktikan kebenaran diri. Namun, apalah daya jika itu bersifat berlebihan, itu akan tidak baik.

Nabi Muhammad Saw telah melarang untuk melebih-lebihkan pujian. Pujian atau sanjungan dalam arti tidak ada sanjungan tersebut dalam diri seseorang yang disanjung (asal menyanjung saja). Yaitu sanjungan dengan bumbu-bumbu kebohongan atau sanjungan dengan rekyasa.

  1.     Tergesa-gesa

Tergesa-gesa merupakan sifat yang tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan. Padahal terdapat dalam sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah Saw bersabda :” Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah Swt. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (H.R Abu Ya’la)

  1.     Tamak

Secara bahasa tamak berarti rakus hatinya. Sedangkan menurut istilah tamak adalah cinta kepada dunia (harta) terlalu berlebihan tanpa memperhatikan hukum haram yang mengakibatkan adanya dosa besar.

Tabiat orang tamak senantiasa lapar dan dahaga dengan urusan dunia. Makin banyak yang diperoleh dan menjadi miliknya, semakin rasa lapar dan dahaga  untuk mendapatkan lebih banyak lagi.

  1.     Menyesatkan Aqidah orang awam

Bagaimana orang awam bisa memahami aqidah, sementara mereka memiliki keterbatasan dalam memahami Al-Qur’an dan sunnah ?

Belajar adalah kuncinya. Karena itulah Nabi Muhammad Saw mewajibkan setiap muslim untuk belajar, agar mereka bisa memiliki aqidah yang benar, dan semua cara beragamanya benar. Dan setan pun akan pergi  jika kita memiliki keimanan yang lebih baik.

  1.     Terlalu mencintai golongan

Cinta seseorang kepada akhirat tidak akan sempurna kecuali dengan bersikap zuhud terhadap dunia dan melakukan cara agar sukses dunia akhirat menurut islam. Tujuan hidup seorang muslim adalah akhirat, bukan mencintai sesuatu hal yang mencintai golongan apapun. Setan akan mudah masuk ke perasaan seseorang dengan melalui kencintaanya seseorang yang berlebihan.

  1.     Su’udzon

Allah SWT berfirman dalam Q.S Al-Hujurat/12 :” Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain.”

Dalam ayat ini terkandung perintah untuk melarang kamu untuk berprasangka buruk karena itu semua adalah cara setan untuk menghasut setiap manusia.

Itulah beberapa pintu-pintu setan yang dapat menghasut fikiran manusia. Semoga apa yang Alya share bisa bermanfaat lebih untuk harian kita. Pintu-pintu tersebut bisa untuk kita hindari karena kebanyakan orang masih ada yang melakukan itu. Sebagaimana semua orang dapat diperdayakan oleh iblis / setan. Bisa juga untuk renungan bagi kita semua 

 

Sumber  : 

  1. https://ibnuabbaskendari.wordpress.com/2010/02/18/pintu-pintu-masuk-setan-ke-dalam-hati-manusia/
  2. http://asalbagikan.blogspot.com/2016/03/astaghfirllah-inilah-10-pintu-gerbang.html



Komentar Artikel "9 Pintu Setan Dalam Menyesatkan Manusia"