9 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia - Alya Hijab

9 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia

2 bulan yang lalu      info menarik

Apa saja sih pintu setan dalam menyesatkan umat manusia? Simak penjelasan berikut!

 

  1. Dengki
  2. Marah
  3. Rakus
  4. Berlebihan dalam menyanjung
  5. Tergesa-gesa
  6. Tamak
  7. Menyesatkan aqidah orang awam
  8. Terlalu mencintai golongan
  9. Su’udzon



Pintu pertama adalah Dengki

Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad (dengki). Jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar. Dengki merupakan sebuah perasaan marah, benci, atau tidak suka, karena iri yang amat sangat kepada keberuntungan orang lain. Perilaku dari orang yang memiliki sifat ini yaitu tidak senang melihat orang lain senang, lalu sebaliknya yakni senang melihat orang itu lebih susah dari dirinya. Bahkan tak hanya itu saja, orang dengki juga sering menganggap seseorang sebagai kompetitor atau pesaing, padahal tidak ada suatu ancaman apa pun yang hadir untuk dirinya.



Pintu kedua adalah Marah

Sifat pemarah bukan hanya membuat orang di sekitar kita tidak nyaman, namun juga membuat orang lain menjadi akan tersinggung.

Ini juga adalah pintu terbesar yaitu marah. Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا غضب الرجل فقال : أعوذ بالله سكن غضبه

Jika seseorang marah, lalu dia mengatakan: a’udzu billah (aku berlindung pada Allah), maka akan redamlah marahnya .” ( As Silsilah Ash Shohihah no. 1376. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih )

 

Pintu ketiga adalah Rakus

Jika seseorang telah tergoda oleh sesuatu, setan akan menghasudnya sehingga ia rakus, lalu setan membutakannya dan menulikannya sehingga ia tak berdaya dan tersesat. Al-Hasan berkata, “Pangkal utama keburukan ada tiga, yaitu rakus, hasud, dan takabur. Takabur telah menghalangi iblis untuk sujud kepada Adam. Rakus telah mengeluarkan Adam dari surga. Sedangkan, hasud memaksa Qabil untuk membunuh Habil”

 

Pintu keempat adalah Berlebihan dalam menyanjung

Jika seseorang memiliki sifat tamak pada orang lain, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.

 

Pintu kelima adalah Tergesa-gesa

Selalu terburu-buru dan tidak tahan menghadapi cobaan sehingga mudah untuk putus asa. Pada akhirnya tidak bisa mengajarkan bagaimana untuk memulai dari awal dan mencapai hal-hal besar dalam kehidupannya.

Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

التَّأَنيِّ مِنَ اللهِ وَ العُجْلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ

“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan )

 

Pintu keenam adalah Tamak

Tamak adalah sifat serakah yang selalu ingin beroleh banyak untuk dirinya sendiri dan tidak merasa puas dengan hasil yang sudah didapatkannya. Orang seperti ini tidak peduli bagaimana cara untuk menempuhnya yang terpenting tujuannya tercapai meskipun harus melanggar aturan yang ada.

Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan.

 

Pintu ketujuh adalah Menyesatkan aqidah orang awam

Mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.

 

Pintu kedelapan adalah Terlalu mencintai golongan

Mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya termasuk perilaku yang dibenci oleh Allah, karena menyesatkan.

 

Pintu kesembilan adalah Su’udzon

Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya. Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain.

 

Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk menjauhinya.




Komentar Artikel "9 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia"