10 Kunci Hati Tenang dan Tentram - Alya Hijab

10 Kunci Hati Tenang dan Tentram

1 bulan yang lalu      info menarik

 

Dalam hidup, setiap manusia pasti memiliki kesedihan dan masalahnya masing-masing. Ada yang diberi masalah yang berat, ada juga yang biasa-biasa saja. Tidak sedikit dari masalah hidup itu membuat seseorang menjadi tidak tenang, menjadi resah, gelisah, stres, sampai mengalami gangguan tidur. Mereka yang merasa bahwa masalah hidup yang mereka miliki terlalu besar, hingga kemudian nekat melakukan hal-hal yang tidak seharusnya benar untuk dilakukan.

Kegelisahan serta ketidaktentraman hati menjadikan orang mudah dipengaruhi oleh bujuk rayu iblis hingga terjerumus ke dalam perbuatan maksiat. Padahal, tiada ada Allah memberikan cobaan kepada hamba-Nya melainkan sesuai dengan kemampuan untuk menghadapi. Orang-orang yang mudah menyerah sesungguhnya hanya merugikan kepada diri mereka  sendiri. 

Di dalam Islam sendiri diajarkan cara untuk kita bisa mendapatkan hati yang tenang sehingga dalam berbuat sesuatu tidak akan merasa tertekan maupun gelisah.

Berikut akan dijelaskan bagaimana cara agar membuat hati kita menjadi tenang dan tentram, diantaranya yaitu

1. Tidak Membenci

Hilangkan perasaan benci pada diri kita untuk orang lain walaupun kita tersakiti namun kita tetap bersabar untuk menghadapinya. Kenyataan kadang pahit akan hal demikian namun itulah ridha Allah Swt semakin banyak tantangan semakin dekat kita dengan Allah Swt dan RasulNya 

2. Tidak Mengeluh

Hampir semua orang pernah mengeluh. Bagaimana dengan kamu? Mengeluh tampaknya menjadi kebiasaan yang sering dilakukan oleh sebagian besar orang.

Ternyata, mengeluh merupakan kebiasaan buruk yang bisa membawa dampak buruk bagi perkembangan mental seseorang.

Kalau selama ini kamu sering mengeluh, mulailah rubah kebiasaan ini. Ingatlah bahwa masalah tidak akan selesai hanya dengan mengeluh, justru masalah akan terasa lebih berat.

Jangan sia-siakan waktu yang kamu miliki untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat seperti mengeluh.

3. Hidup Sederhana

sederhana adalah sikap yang mengedepankan kebijaksanaan dalam memenuhi kebutuhan hidup, tidak berlebihan, atau menghamba materi. Dengan itu, seseorang dapat memilah mana yang harus menjadi prioritas, baik perhatian, tenaga maupun harta.

Anjuran Islam untuk hidup sederhana bukan berarti melarang seorang muslim untuk kerja keras dan menjadi kaya. Sebaliknya, Allah justru memuji kekayaan sebagai sesuatu yang terpuji dan secara implisit dinyatakan bahwa kaya itu lebih baik daripada miskin. 

Terdapat dalam Q.S Ad-Dhuha 93:8 :”Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.” 

4. Berprasangka Baik

Prasangka baik kepada Allah Swt harus terus dilakukan. Jangan jadi orang yang berprasangka baik hanya saat mendapat kenikmatan, namun tidak bisa melakukan itu ketika diberi sesuatu yang membuat kita bersedih.

Dalam Islam sikap husnuzzan terbagi menjadi tiga, yaitu husnuzzan kepada Allah Swt., husnuzzan kepada diri sendiri, dan husnuzzan kepada orang lain. Husnuzzan pada ketiganya akan mengantarkan hidup kita menuju kehidupan yang indah, bermakna, dan bercahaya. Hidup menjadi tentram.

5. Selalu Tersenyum

Senyum adalah bagaimana kita mengekspresikan rasa yang kita alami kepada seseorang. Bentuk dari kelembutan hati dan wujud dari cahaya hidayah sunnah dalam menghadapi kehidupan yang diberikan oleh Allah Swt. 

Senyuman juga dapat bisa menenangkan jiwa dan hati kita ketika sedang dalam keadaan gelisah.

Ketika kita sering tersenyum, artinya kita sudah menjalankan salah satu sunnah Rasulullah Saw. Karena Rasulullah Saw suka sekali tersenyum. 

6. Selalu Memberi (Bersedekah)

Dalam artian memberikan tangan diatas, meskipun kondisi lapang atau dalam kesempatan.

Ketika kita memberi kita akan mulia dihadapan Allah karena  kita pasti menolong sesama. dan di hadapan manusia kita juga akan mulia karena kita mau berbagi dengan ikhlas ke sesama manusia Dengan kita sering memberi berarti kita akan sering bersyukur. Rasa syukur itu lebih berharga dari harta ataupun materi. Membuat diri kita akan tersenyum bahagia dan orang di sekitar kita akan merasakan bahagia juga.

7. Berdoa Tanpa Sepengetahuan Mereka

Mendoakan sesama muslim tanpa sepengatahuan orangnya termasuk dari sunnah hasanah yang telah diamalkan turun-temurun oleh para Nabi Saw dan juga orang-orang shaleh yang mengikuti mereka. Mereka senang kalau kaum muslimin mendapatkan kebaikan, sehingga merekapun mendoakan saudaranya di dalam doa mereka tatkala mereka mendoakan diri mereka sendiri. Dan ini di antara sebab terbesar tersebarnya kasih sayang dan kecintaan di antara kaum muslimin, serta menunjukkan kesempuraan iman mereka. Nabi Saw bersabda, “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik)

8. Tidak Dengki dan Iri Hati

Ketika rasa iri dan dengki muncul dalam hati, lawanlah. Karena penyakit itu berbahaya dalam diri kita. Tahan rasa hasad tersebut dan jangan sampai kamu melakukan sesuatu yang bertentangan dengan syariat islam. Jangan sampai kamu memberi gangguan pada orang yang kamu dengki. Baik dengan perkataan maupun perbuatan.  Mintalah kepada Allah untuk mencondongkan hati kamu dan agar tidak menjerumuskan hati kamu pada sifat yang berbahaya. 

9. Mudah Memaafkan

Terkadang orang lebih suka melakukan apa pun yang lebih sulit daripada meminta maaf. Dan ini merupakan salah satu bentuk kesombongan karena ia merasa sedemikian mulia sehingga malu dan tidak bersedia untuk minta maaf.

Sebaliknya, meski bisa menahan sakit akibat kedzaliman orang lain, memberi maaf juga bukan perkara yang mudah. Ada semacam rasa sakit yang tergores yang seakan-akan tidak bisa lepas dari ingatan dan akan senantiasa membekas.

Padahal Islam mengajarkan kepada kita untuk menjadi pribadi yang berlapang dada dan pemaaf.

10. Hindari Permusuhan

Jangan biarkan hati dan pikiran kita sibuk memikirkan sikap dengki dan permusuhan orang lain. Tetap bersikap baik dalam bergaul dan berinteraksi dengan mereka." Tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik sehingga orang yang ada permusuhan di antaramu dan dia seolah telah menjadi teman yang setia. " (QS Fushilat: 34).

Orang yang cerdas tidak akan mudah terpancing ketika ada seseorang yang dengki atau memusuhi dirinya terlebih dahulu. Ia senantiasa mencermati duduk persoalannya dan memperbaiki hubungan agar damai dan aman. Bersikap penuh toleran dan menganggap bahwa persoalannya sangat sederhana.

Itulah 10 kunci agar kita selalu diberi ketenangan dan ketentraman terhadap hati dan jiwa kita, semoga bermanfaat terhadap kehidupan kita sehari hari agar selalu berada dijalan yang baik dan diridhai oleh Allah swt.

 

Sumber : 

  1. https://www.cetmas.com/2018/08/10-kunci-hati-dan-jiwa-tenang-dan.html

 

 








Komentar Artikel "10 Kunci Hati Tenang dan Tentram"